Transformasi

SICC, 05 Juni 2010

Pdt. Dr. Ir. Niko Njotorahardjo

Saya ingat pada tahun 2002 ketika Ibu Bridget mendapatkan satu penglihatan tentang saya, dimana saya memakai jas di sebuah stasiun dan ada satu suara yang berseru, “Change destination! Change destination!”. Dan ketika itu disampaikan kepada saya, saya bertanya-tanya kepada Tuhan, “Tuhan, ada apa ini?”. Sebab kalau saya sedang memakai jas, artinya saya sedang bertugas.

Kemudian saya diberikan pengertian bahwa akan ada satu perubahan dari arah pelayanan yang saya lakukan pada waktu itu. Saya ingat pada tahun 2002 kemuliaan Tuhan yang membuat kita menjadi satu seperti yang tertulis dalam Yohanes 17 : 21 – 22 itu turun atas kita. Dan saya juga ingat selama berhari-hari Tuhan berbicara kepada saya, “Niko, selama ini kamu hanya sombong dan arogan!….”.

Saudara, memang pada waktu itu saya begitu bangga dengan pelayanan dan dengan jumlah gereja yang kita miliki. Saya pikir itu adalah kebanggaan yang biasa, tetapi di mata Tuhan itu adalah satu kesombongan dan arogansi. Saya tidak tahan dan saya menangis di hadapan Tuhan pada waktu itu dan saya bertanya kepada Tuhan, “TUHAN……apa yang harus saya lakukan? Ampuni hamba-Mu ini! Ampuni hamba-Mu ini!”

Tuhan hanya berkata, “Lakukan 2 hal! Yang pertama, turunkan nama gerejamu yang engkau bangga-banggakan. Dan yang kedua, kamu datang dan minta ampun kepada gereja-gereja lain!”

Dan itulah yang saya lakukan. Apa yang terjadi setelah itu?

Ketika saya melakukan hal itu ternyata ‘Roh Rekonsiliasii’ terjadi di Indonesia. Saya melihat hamba-hamba Tuhan mulai bergandengan tangan, termasuk saya dengan mereka dan di antara mereka juga terjadi. Dan di tengah-tengah itu Tuhan berbicara kepada saya dan beberapa hamba Tuhan, “INDONESIA….INDONESIA…akan mengalami TRANSFORMASI!!!”

Itulah yang terjadi di tahun 2002, dan memang jelas bahwa supaya transformasi Indonesia terjadi maka dasarnya adalah gereja-gereja harus bersatu dan bergandengan tangan. Dan kita lakukan itu, dimana kita mulai masuk dan bergandengan tangan dalam doa, pujian dan penyembahan pada tahun 2003, yaitu dengan “National Prayer Conference” (NPC).

Saya ingat bagaimana kita mulai dengan Jaringan Doa Nasional, dimana yang merintis awalnya adalah Bapak Iman Santoso. Jadi, Pak Iman Santoso inilah yang mendapatkan dari Tuhan tentang “Berdoa Untuk Indonesia”. Memang pada waktu itu perlu ada satu dorongan supaya Jaringan Doa ini bergerak dan itulah saatnya pada tahun 2003 yang lalu.

Melalui NPC ini saya melihat menara-menara doa mulai bermunculan dan yang namanya Jaringan Doa Sekota yang tadinya hanya berjumlah puluhan, tiba-tiba menjadi ratusan! Dan yang kita doakan serta percaya akan terjadi pada waktu itu adalah : “INDONESIA mengalami TRANSFORMASI!!!”

Waktu terus bergerak dan pada ketika itu kita mendapatkan bahwa transformasi terjadi melalui 7 gunung, yaitu sbb :

1. Art

2. Business

3. Church

4. Development of The Poor

5. Education

6. Family

7. Government

Jadi, Tuhan memberikan kepada kita bahwa transformasi terjadi melalui 7 spear atau gunung tersebut. Dan hari ini kita kedatangan hamba-hamba Tuhan yang saya hormati, yaitu Bapak Iman Santoso dan dr. Vishal, terima kasih untuk kedatangannya. Hari ini pun kita ditantang untuk transformasi Indonesia dan Tuhan berbicara khusus tentang ‘education’. Oleh sebab itu, mari kita responi hal ini! Amin!!!

Ada satu pesan Tuhan yang bukan hanya sangat kuat, tapi saya mau katakan…sangat-sangat kuat! Dan melalui ayat yang akan kita baca ini Tuhan berbicara sesuatu kepada kita yang sangat-sangat kuat!.

Kis 1 : 8, Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”

Saudara, pesan ini adalah pesan yang ditujukan kepada murid-murid Tuhan Yesus pada waktu Ia akan naik ke sorga. Dan ini merupakan pesan yang terakhir sebab setelah memberikan pesan ini Tuhan Yesus naik ke sorga di saksikan oleh murid-murid-Nya yang kebingungan dan ‘bengong’ dan mungkin berkata, “Tuhan Yesus mau kemana ini?”.

Murid-murid-Nya sangat kebingungan karena mereka belum pernah melihat orang bisa terbang dan pada akhirnya Tuhan Yesus hilang dari pandangan mata. Tetapi para murid terus menatap ke langit dengan keheranan, lalu tiba-tiba ada 2 orang yang berpakaian putih, yaitu malaikat Tuhan yang datang kepada mereka dan berkata, “Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga.” (Kis 1 : 11)

Saudara, saya sangat yakin bahwa kalau yang melihat Tuhan Yesus naik ke sorga adalah murid-murid-Nya, maka yang akan melihat Tuhan Yesus turun dari sorga pasti juga murid-murid-Nya. Ada berapa banyak murid-murid Tuhan Yesus di tempat ini? Haleluya!!!!

Saudara, pesan ini bukan hanya untuk para murid-murid-Nya pada waktu itu, tetapi juga pesan yang sangat-sangat kuat sekali bagi kita hari-hari ini. Tuhan Yesus berkata, “…Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.” Yang siap mari kita katakan, Amin!!!

Tuhan akan memberikan kita kuasa untuk menjadi saksi Yesus, yaitu :

a. Di Yerusalem. Ini bisa diartikan di antara keluarga

b. Seluruh Yudea, bisa diartikan orang-orang yang seiman atau di antara yang sebangsa dengan kita

c. Samaria, bisa diartikan diantara orang-orang yang bukan seiman atau kepada bangsa-bangsa lain

d. Dan sampai ke ujung bumi.

Saudara, hari-hari ini pesan yang sangat kuat dari Tuhan adalah, “Aku datang segera! Peganglah apa yang ada padamu supaya jangan ada seorang pun yang mengambil mahkotamu!” dan ini adalah pesan yang sangat kuat sejak awal tahun 2009 yang terus saya perkatakan setiap kali saya mendapat kesempatan dan yang terus saya bicarakan tentang hal ini. Bahkan sampai dengan hari ini, pesan itu terus bertambah kuat!

Apa yang terjadi ketika Roh Kudus turun ke atas murid-murid Tuhan Yesus dan memberikan mereka kuasa untuk menjadi saksi-Nya pada 2000 tahun yang lalu?

1. Kotbah singkat Petrus membuat 3.000 jiwa bertobat

Kalau saudara membaca kotbah Petrus di Kis 2, disitu kita bisa melihat bahwa kotbahnya tidak sampai dengan 5 menit, tetapi apa yang terjadi? Yang terjadi adalah 3.000 orang yang bertobat. Dan ini bukan hanya terjadi 2000 tahun yang lalu sebab kalau Tuhan berkata bahwa kita akan menerima kuasa kalau Roh Kudus turun ke atas kita dan kita akan menjadi saksi Yesus, maka Tuhan katakan bahwa hari-hari ini akan terjadi yang lebih dahsyat lagi! Dan akan banyak orang yang bertobat! Haleluya!!!

2. Terjadi “Signs & Wonders” (Tanda-Tanda dan Mujizat)

Ketika Roh Kudus turun ke atas murid-murid Tuhan Yesus 2000 tahun lalu, maka tanda-tanda dan mujizat terjadi luar biasa ketika itu. Dan untuk ke depan ini, saya melihat tanda-tanda dan mujizat juga akan terjadi dengan luar biasa dan saudara akan dipakai untuk itu! Percayakah engkau akan hal ini? Percayakah engkau akan hal ini? Amin!!!

Jangan saudara berkata, “Ah…mana mungkin saya dipakai?”..sebab Tuhan sendiri yang sudah berkata demikian dan tidak ada yang tidak mungkin. Semuanya mungkin di hadapan Tuhan dan tidak ada yang mustahil bagi-Nya dan bagi mereka yang percaya kepada-Nya! Haleluya!!!!

Saudara, berhati-hatilah! Ini persis seperti apa yang Pak Kim Sheng dapatkan, yaitu “Jangan ada seorang pun yang menjadi Ananias dan Safira!”, sebab mereka menipu dan membohongi Roh Kudus dalam hal persembahan! Dalam hal uang!

Berhati-hatilah! Dan saya mau beritahu saudara, supaya berhati-hati! Ini pesan yang begitu kuat dan saudara lebih baik ketika sudah mendengar pesan Tuhan yang begitu kuat ini, sebaiknya saudara datang kepada Tuhan. Dan kalau Tuhan sudah memberikan kepada kita tanda-tanda awal supaya kita berubah, jangan keraskan hatimu! Sebab kalau kita keraskan hati kita, maka itu akan tidak enak! Percaya saja!

3. Tuhan memberikan “Roh Memberi”

Kis 4 : 34 berkata , …..Sebab tidak ada seorangpun yang berkekurangan di antara mereka;…….

Anak-anak Tuhan pada waktu itu tidak ada yang kekuranan, mengapa?

Karena mereka yang berlebih ada yang menjual tanah atau rumahnya lalu membawa hasilnya kepada rasul-rasul dan para rasul yang membagi-bagikannya kepada mereka yang berkekurangan!

Saya sangat percaya bahwa ke depan ini “Roh Memberi” akan turun dengan kuat kepada anak-anak Tuhan. Saya percaya tidak ada yang kekurangan lagi, semuanya berkecukupan malah berlimpah dalam segala hal! Amin!!!

Saya ingat Ibu Cindy Jacob juga mendapatkan hal yang sama, yaitu setelah perayaan Pentakosta tahun 2010 ini ia mendapat dari Tuhan bahwa akan ada ‘Pentakosa Baru’. Artinya apa yang terjadi pada 2000 tahun yang lalu dengan 3 tanda tadi pasti terjadi lagi hari-hari ini. Amin!

Saudara yang dikasihi Tuhan, saya percaya melalui hal itu akan banyak orang yang bertobat! Dia akan segera datang untuk kali yang kedua dan kita akan menjadi saksi Yesus kalau Roh Kudus turun atas kita dan memberikan kuasa, namun sebelum itu ketika Tuhan Yesus bangkit dari kematian, sebelum naik ke sorga selama 40 hari Dia menampakkan diri kepada murid-murid-Nya. Apa maksud Tuhan menampakkan diri?

1. Untuk membuktikan bahwa Dia hidup

Ini penting, sebab bagaimana jadinya kalau para murid-Nya tidak mengetahui bahwa Dia bangkit.

2. Untuk menegor atas ketidakpercayaan dan kedegilan hati murid-murid-Nya.

Sebab Tuhan Yesus sudah berulang-ulang berkata kepada murid-murid-Nya pada waktu Dia hidup bahwa Dia akan mati tetapi pada hari yang ketiga Dia akan bangkit kembali. Mungkin ketika mendengar Tuhan Yesus berbicara seperti itu, murid-murid-Nya berkata, “Amin!…amin!”, tetapi pada waktu kejadiannya, dikatakan bahwa tidak ada satu pun yang percaya!

Maria Magdalena adalah orang yang pertama melihat Tuhan Yesus bangkit dan dia menceritakan hal itu kepada murid-murid Tuhan yang selama ini selalu mengiringi Tuhan Yesus, yang artinya mereka adalah orang-orang dekat Tuhan. Tetapi dari mereka satu pun tidak ada yang percaya.

Ketika Tuhan Yesus menampakkan diri kepada 2 murid yang sedang dalam perjalanan ke Emaus, mereka berdua lalu menceritakan kepada murid-murid yang lain bahwa mereka melihat Tuhan Yesus bangkit, tetapi mereka yang lain pun tidak percaya. Jadi Tuhan Yesus menegor mereka!

Saudara yang dikasihi Tuhan, hari-hari ini pesan Tuhan tentang, “Yesus, aku percaya! dan Percaya saja! Percaya saja!” ini sudah lebih 3 tahun lamanya. Tadi Pak Iman juga membuka pesannya dengan kata-kata, “Aku percaya, kepada Dia yang menciptakan langit dan bumi! Dia yang hidup selama-lamanya!” Amin!!! Apa pun yang Tuhan katakan hari-hari ini, kita harus percaya!

3. Tuhan Yesus menolong murid-murid-Nya untuk percaya.

Pada waktu Tuhan Yesus mengunjungi murid-murid-Nya, saya melihat betapa Tuhan Yesus mengasihi mereka. Artinya, Tuhan Yesus pun sangat mengasihi kita. Amin!!!

Saya selalu berkata, “Tuhan Yesus , Engkau baik. Engkau sungguh baik dan sangat baik!”. Haleluya!!!

Tuhan Yesus hanya berkata, “Percaya saja, maka mujizat akan terjadi dalam hidupmu! Percaya saja!”, tetapi untuk percaya ini tidaklah gampang! Buktinya pada waktu itu murid-murid Tuhan Yesus tidak ada yang percaya kalau Tuhan Yesus sudah bangkit. Apalagi kalau saudara yang sedang menghadapi satu masalah atau problema yang rasanya tidak ada jalan keluar untuk menyelesaikannya. Tetapi tiba-tiba Tuhan Yesus berkata, “Sudahlah, percaya saja!”. Mungkin saudara berkata, “Bagaimana percaya? Saya tidak ‘nyampe’ untuk percaya kalau hal ini akan selesai! Saya tidak ‘nyampe’ kalau saya bisa dipulihkan”. Kalau tidak ‘nyampe’ tidak bisa dipulihkan, jadi bagaimana caranya? Tuhan Yesus itu baik, sehingga Dia menolong kita untuk percaya!

Tuhan Yesus menolong kedua murid yang sedang dalam perjalanan ke Emaus untuk percaya.

Saya ingat dengan 2 orang murid yang sedang pergi ke Emaus. Dikatakan bahwa ada selubung yang menutup mata mereka sehingga mereka tidak mengenali Tuhan Yesus. Tetapi apa yang terjadi? Ternyata Tuhan Yesus menolong mereka untuk melihat dan mengangkat selubung atau selaput yang menutupi mata mereka. Yaitu pada waktu makan, ketika Tuhan Yesus memecah-mecahkan roti, disitulah mata mereka dicelikkan dan mereka tahu bahwa itu adalah Tuhan Yesus dan barulah mereka percaya!

Tuhan Yesus menolong Tomas untuk percaya.

Tomas yang mati-matian tidak percaya dan berkata, “Pokoknya sebelum aku melihat bekas paku di tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan jari-jariku ke bekas paku itu, aku tidak percaya!”

Kalau saudara mempunyai murid yang seperti ini, kira-kira bagaimana?

Tetapi Tuhan Yesus itu baik, karena justru Tomas ini didatangi supaya dia percaya. Tomas ditolong Tuhan supaya percaya!

Tuhan Yesus berkata kepada Tomas, “Tomas, ini Aku..lihatlah ini bekas paku dan ayo cucukkan jarimu!”. Melihat itu Tomas tersungkur dan berkata, “Ya, Tuhanku dan Allahku!”.

Saya percaya Tuhan Yesus hanya tersenyum melihat Tomas dan menepuk-nepuk Tomas seraya berkata, “Tomas, karena engkau melihat Aku, maka kamu percaya, tetapi berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya!”

Saudara, ini berita buat kita semua, apakah saudara mau berbahagia? Kalau saudara dan saya mau berbahagia, meskipun kita belum melihat mujizat, meskipun kita belum melihat janji-janji Tuhan dinyatakan dalam hidup kita tetapi kalau kita percaya maka kita berbahagia! Haleluya!!!

Saudara, pesan Tuhan pada waktu Pentakosta tahun 2010 adalah kita diminta Tuhan untuk menjadi saksi Yesus. Roh Kudus akan turun ke atas kita dan kita akan diberikan kuasa untuk menjadi saksi Tuhan Yesus.

Mari saya ingatkan kembali, tahun 2009 Tuhan juga berbicara sesuatu yang sangat kuat pada waktu peringatan Pentakosta tahun itu. Pada waktu itu Tuhan berkata, “Aku akan mencurahkan Roh-Ku….Aku akan mencurahkan Roh-Ku! dan akan ada 3 tanda yang terjadi pada waktu Roh Kudus dicurahkan seperti yang tertulis dalam Yoel 2 : 28 – 32”.

Dan tanda-tanda itu adalah :

1. Semua orang percaya segala usia akan dipakai Tuhan

Yoel 2 : 28 – 32 berkata, 28″………… maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan. 29Juga ke atas hamba-hambamu laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu.

Saudara, apakah hal ini sudah terjadi? Amin!!! Hal ini sudah terjadi sebab dari anak-anak, teruna-teruna, orang-orang dewasa sampai kakek-nenek semua dipakai Tuhan secara luar biasa!

2. Akan terjadi mujizat-mujizat yang menakutkan

Yoel 2 : 30 – 31 berkata, 30Aku akan mengadakan mujizat-mujizat di langit dan di bumi: darah dan api dan gumpalan-gumpalan asap. 31Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari TUHAN yang hebat dan dahsyat itu.

Ini adalah sesuatu yang menakutkan, yaitu goncangan-goncangan. Saya mau bertanya, apakah saudara dalam setahun ini sudah melihat hal-hal itu terjadi? Amin!!!

3. Akan terjadi pertobatan yang luar biasa

Yoel 2 : 32 berkata, Dan barangsiapa yang berseru kepada nama TUHAN akan diselamatkan,……”

Haleluya!!!

Itu semua adalah pesan Tuhan yang hari-hari ini sedang terjadi. Dan saudara, saya melihat di sini ada anak-anak muda dan juga ada yang masih kanak-kanak, orang-orang tua dan kakek-kakek berkumpul di tempat ini. Kita semua hari-hari ini akan dipakai oleh Tuhan. Amin!!!

Saya baru saja bertemu dengan Tom Hess, Chairman House of Prayer for All Nations yang telah bersama-sama dengan kita semala 10 tahun belakangan ini. Saya bertemu dengannya di Jepang dan kami menyatukan visi. Tom Hess berkata, “Ps. Niko, setelah anda bersaksi di Konvokasi Jerusalem pada tahun 2009 tentang Joshua Generation, saya juga sekarang mendapatkan dari Tuhan. Saya percaya bahwa hari-hari ini, Generasi Abraham, Ishak dan Yakub yang menjadi satu untuk dipakai Tuhan hari-hari ini!”

Mungkin saudara ingat waktu itu kita sangat menekankan anak-anak yang lahir pada tahun 1967 ke atas. Waktu itu kita sepakat dan berkata, “Saudara, mengapa generasi ini penting? Sebab alasannya, mereka adalah yang paling memungkinkan untuk melihat Tuhan Yesus datang, sedangkan generasi yang di atasnya itu sudah mati”.

Ketika saya berada di Convocation – Jerusalem, saya berkata, “Saudara-saudara, saya setuju dengan hal ini, tetapi ketika saya menyampaikan hal tersebut, saya banyak di-complain banyak orang, termasuk yang complain adalah diri saya sendiri juga!”. Sebab masakkan yang penting hanya orang-orang yang lahir tahun 1967 ke atas, apakah saya yang lahir tahun 1949 kurang penting?

Tetapi kita sudah mendapatkan waktu itu bahwa yang termasuk Generasi Yosua adalah mereka yang mempunyai roh, jiwa dan tubuh yang sehat.

Memang benar kalau sekarang ini kita lebih fokus dan saudara semua yang ada di tempat ini, arahkan pikiran saudara bahwa kita semua akan dipakai Tuhan luar biasa hari-hari ini. Amin!!!

Mengapa pada waktu itu dikatakan bahwa yang penting adalah mereka yang lahir tahun 1967 ke atas? Sebab mereka berpikir bahwa Tuhan Yesus akan datang kembali sekitar 30 – 50 tahun ke depan. Kalau teorinya seperti itu, memang benar apa yang dikatakan tadi, sebab bagi yang sekarang sudah ‘opa-oma’ sudah tidak ada lagi ketika itu.

Tetapi kalau Tuhan sekarang berkata, “Aku datang segera!”, maka pikiran kita tidak boleh untuk 30 – 50 tahun yang akan datang dan kita tidak boleh membatasi kuasa Tuhan. Kita harus berpikir mungkin saja Tuhan Yesus datang kembali minggu depan, setahun lagi, dua tahun lagi, dst. Jadi berarti kita-kita semua yang ada disini dan tidak salah kalau tadi dikatakan bahwa “….anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan…..”, artinya kita semua akan dipakai Tuhan hari-hari ini! Haleluya!!!

Saudara, memang ada satu ke-istimewaan dari anak-anak muda. Sekarang saya mau katakan yang pertama kali di tempat ini, yaitu ada satu ke-istimewaan dari anak-anak muda, kenapa mereka disayang Tuhan? Saya ini berkeliling terutama di Indonesia untuk Healing Movement dan ternyata yang datang ke KKR itu bukan hanya orang Pentakosta, tetapi juga dari semua denominasi. Saya melihat, secara denominasi ada yang ‘tidak mau’ bertepuk-tangan atau melompat, namun saya melihat bahwa anak-anak muda tidak terlalu peduli akan hal itu. Mereka tidak terlalu mempermasalahkan itu, karena itulah mereka disayang Tuhan. Haleluya!!!

Terus-terang, kadang-kadang yang orang-orang tua tidak terlalu mau mengorbankan hal-hal itu. Mereka sepertinya perlu ‘memasang’ muka masam dan berkata, “Saya tidak mau tepuk tangan, kalau mau tepuk tangan, yah tepuk tangan saja sendiri!” Sehingga yang ada di kebaktian cuma marah saja, kalau begitu buat apa kebaktian. Tetapi anak-anak muda itu berbeda, walaupun mereka dari protestan, injili, pantekosta, pokoknya ketika memuji Tuhan mereka semua bersemangat, menari, melompat dan bertepuk-tangan bagi Tuhan! Saya baru mengatakan hal ini di sini, tetapi nanti saya juga akan berbicara hal yang sama di tempat lain.

Anak-anak muda juga tidak terlalu memusingkan apakah mau berbahasa roh atau tidak. Sebab pernah dalam satu kebaktian saya mendengar ada yang berkata, “Mari saudara, kita jangan berbahasa roh supaya kita bersama-sama dengan mereka yang tidak berbahasa roh”. Dan saya heran serta bertanya mengapa demikian? Bukankah toleransi itu artinya sebagian boleh berbahasa roh dan sebagian lagi tidak namun tetap bersama-sama. Itulah yang benar, sebab kalau dikatakan, “Mari kita bersama-sama berdoa…”, tetapi yang biasanya berdoa sambil berbahasa roh tidak boleh berbahasa roh, padahal yang berkumpul itu 70% adalah yang biasa berbahasa roh. Namun juga, kita tidak berbahasa roh seperti di tempat kita, yaitu dari awal sampai akhir, sebab kita juga harus mengerti akan hal ini. Saya melihat di “Jaringan Doa Nasional” seperti ini keadaannya dan saya akan katakan hal ini nanti supaya bagi mereka yang berbahasa roh supaya diberi kesempatan untuk berbahasa roh yang mana tentu tidak seterusnya berbahasa roh. Tetapi anak-anak muda itu tidak terlalu peduli akan hal ini, bagi yang mau berbahasa roh silakan berbahasa roh dan sebagainya.

Sebelum Tuhan Yesus naik ke sorga, Dia memberitahukan bahwa murid-murid-Nya akan menerima kuasa kalau Roh Kudus turun atas mereka untuk menjadi saksi-Nya di Yerusalem, Yudea, Samaria dan sampai ke ujung bumi. Jadi, setelah Tuhan menegor murid-murid-Nya karena ketidakpercayaan dan Dia menolong supaya percaya, akhirnya pada waktu Tuhan Yesus menemui murid-murid-Nya, selanjutnya adalah :

4. Untuk mengutus murid-murid-Nya

Jadi, setelah Tuhan Yesus menolong murid-murid-Nya untuk percaya, mereka diberikan tugas lagi, yaitu, “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”

Tuhan berjanji, “Bagi mereka yang percaya, mereka akan membawa “Signs & Wonders”. Mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru, yaitu bahasa roh. Mereka akan minum racun atau memegang ular tetapi tidak mati….(namun ini bukan untuk demonstrasi, tetapi ketika dalam pelayanan diracuni orang, maka orang itu tidak akan mati). Kamu akan menumpangkan tangan atas orang sakit dan orang itu akan sembuh!”

Saudara, ini adalah pelayanan-nya Tuhan Yesus dan karena Tuhan Yesus naik ke sorga, tugas itu diberikan kepada kita hari-hari ini. Dan kalau kita lihat, apa rahasianya sehingga Tuhan Yesus bisa melakukan semua itu?

Kis 10 : 38 dengan jelas berkata, …..yaitu tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa, (dan setelah itu) Dia, yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia.

Jadi, rahasianya adalah : karena Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan dengan kuat kuasa! Karena itu bulan yang lalu Tuhan memberikan saya 1 kata kunci, yaitu : ‘PENGURAPAN’ .

Saudara harus menerima pengurapan! Engkau harus menerima kuasa kalau Roh Kudus turun ke atas kamu! Tuhan Yesus diurapi dengan Roh Kudus dan dengan kuat kuasa, demikian juga dengan saudara dan saya. Kita tidak mungkin menjadi saksi Yesus kalau tidak dengan pengurapan!

Kalau kita tidak diurapi, maka kita pasti jadi ‘urap-urap’!

Dan seperti apa yang Tuhan sudah berikan, hari-hari ini saya disuruh meng-impartasikan 3 macam pengurapan, yaitu sbb :

1. Pengurapan kasih, supaya kita lebih intim dengan Tuhan Yesus.

2. Pengurapan belas kasihan, supaya kita lebih peduli kepada orang-orang miskin dan orang-orang yang paling hina.

3. Pengurapan mujizat dan kesembuhan

Saya percaya ketiga macam pengurapan ini yang disebut dengan ‘kuasa’ untuk menjadi saksi Yesus! – - Kita tidak mungkin jadi saksi Yesus kalau kita tidak intim dengan Tuhan. Lupakan hal itu!

- Kita tidak mungkin jadi saksi Yesus kalau kita tidak peduli kepada orang-orang miskin dan orang-orang yang paling hina. Lupakan hal itu!

- Kita akan menjadi saksi Yesus dengan mendemonstrasikan kuasa Tuhan dengan mujizat dan kesembuhan!

Saudara, perhatikan baik-baik apa yang saya katakan ini!

Setiap bulan saya diberikan “Propehtic Research” dan kali ini ada satu berita baru dan saya pikir ini adalah yang terbaru tentang orang yang dibawa ke sorga untuk bertemu dengan Tuhan Yesus.

Ada seorang dari Chile yang bernama Ricardo Cid. Ia adalah pegawai dari Chile Laboratories yang sudah mempunyai kedudukan yang bagus di sana. Tetapi tiba-tiba Tuhan berkata kepadanya, “Kamu tinggalkan pekerjaanmu, kamu layani Aku sepenuhnya!”. Mendengar ini dia kebingungan karena tidak mudah untuk orang dipanggil menjadi ‘fulltimer’. Ternyata yang membuatnya yakin bahwa dia harus keluar dari pekerjaannya adalah tiba-tiba ada beberapa orang (bukan hanya 1 orang) yang berkata kepadanya, “Hey, kamu tidak cocok bekerja di sini!”. “Tempatmu bukan di sini!”, dan beberapa orang itu justru bukan orang Kristen sehingga dia kaget, tetapi dia tahu bahwa itu adalah dari Tuhan.

Ketika berdoa dia berkata kepada Tuhan, “Tuhan, Engkau sudah memberikan tanda kepada saya untuk tinggalkan pekerjaan ini”. Untunglah Ricardo peka, karena banyak anak-anak Tuhan yang tidak peka seperti ini. Misalnya, ketika ditegur, “Hey, hati-hati dengan uang!”, malah ia berkata, “Ini iblis….biar aku tengking di dalam Nama Tuhan Yesus! Pokoknya yang ngomong tentang ‘uang-uang’…pergi di dalam Nama Tuhan Yesus!”. Berhati-hatilah! Sebab banyak anak-anak Tuhan yang seperti itu! Terpaksa saya harus bilang ‘banyak’, sebab Tuhan sudah katakan tentang hal ini, tetapi kalau Dia berkata dengan ‘keras’ itu di luar dugaan kita! Suaranya pasti jauh daripada apa yang dapat kita prediksi! Artinya jauh itu adalah jauh lebih berat!

Berbeda dengan Ricardo ini karena dia peka, sehingga akhirnya dia pulang dan ibunya yang sungguh-sungguh taat kepada Tuhan berkata, “Kalau Tuhan yang sudah berkata kepadamu, kamu keluar!”.

Pada waktu perpisahannya, ada 2000 orang yang hadir dan itu menandakan bahwa dia seorang yang mempunyai kedudukan yang cukup tinggi di tempat kerjanya.

Tetapi yang luar biasa adalah tugas yang Tuhan berikan kepadanya, yaitu dari orang yang pangkatnya tinggi, Tuhan menyuruhnya menjadi pendoa syafaat dan Tuhan berkata, “Kamu berdoanya di gereja (jadi bukan di rumah) dan berdoa selama 7 jam sehari!”. Apa yang menjadi topik doanya?

Tuhan berkata kepadanya supaya dia mendoakan 2 topik doa, yaitu :

1. “Tentang kehidupanmu sendiri, dan

2. “Tentang gereja-Ku”, kata Tuhan.

Karena itu tulisannya diberi judul, “8 Hours In Heaven”, “An Urgent Message For Todays Church”, jadi ini ada satu pesan Tuhan yang sangat penting bagi gereja Tuhan saat ini.

Singkat cerita, dia dibawa ke sorga dan bertemu dengan Tuhan selama 8 jam. Mari, saya mau membacakan apa yang menjadi percapakan Ricardo dengan Tuhan Yesus ketika itu.

1. “Beritakan kepada gereja-Ku di bumi bahwa AKU ini ada! AKU ini ada! AKU ini benar-benar hidup dan ada! Katakan kepada umat-Ku bahwa surga itu nyata! Dan AKU menantikan mereka. Gereja-Ku telah kehilangan iman, mereka tidak mau percaya kepada-Ku. Kejahatan telah bertambah-tambah di muka bumi dan orang tak mau percaya bahwa AKU ada!

Katakan kepada umat-Ku, bahwa AKU akan melakukan sesuatu yang luar biasa di muka bumi, gereja-Ku malah berpaling daripada-Ku dan bukannya bertumbuh”. Lalu tiba-tiba Ricardo melihat Tuhan Yesus menangisi gereja-Nya. Dan Tuhan Yesus berkata, “Gereja yang seperti ini bukan gereja-Ku!”

Kemudian Ricardo yang ganti menangis dan berkata, “Tuhan, kami semua adalah gereja Tuhan!”. Tetapi Tuhan berkata, “TIDAK!! Gereja-Ku akan berjalan dengan kuasa dan tanda-tanda mujizat!

2. Lalu Ricardo diajak berjalan-jalan di sorga dan jalan-jalannya itu terbuat dari emas dan dia sempat bermain dengan bubuk emasnya. Lalu tiba-tiba Tuhan Yesus berkata, “Semua ini sebetulnya untuk dinikmati oleh umat-Ku, tetapi sayang di gereja-Ku banyak sekali pencuri-pencuri. Yang mencuri persepuluhan dan persembahan khusus. Katakan kepada mereka bahwa tidak ada pencuri yang bisa masuk ke dalam Kerajaan Sorga!”

Bukankah saudara sering mendengar orang yang dibawa naik ke sorga? Dan saya jarang menyaksikan tentang hal itu, tetapi kali ini Tuhan beritahu saya, “Kamu baca dan saksikan!” dan ketika saya baca, saya menjadi kaget karena semua yang istilahnya paling mutakhir merupakan pesan Tuhan yang seperti kita dengar hari-hari ini! Dan ini untuk menguatkan saja! Supaya kita percaya, memang Tuhan kadang memberikan nubuatan, ada juga yang melalui pembacaan firman Tuhan, dsb. Tetapi kalau masih tetap tidak percaya, maka Tuhan Yesus memilih beberapa orang untuk naik ke sorga untuk melihat sendiri bahwa mereka bertemu dengan Aku dan saksikan itu! Itulah kebaikan Tuhan Yesus! Tetapi kalau tetap masih tidak percaya juga, maka itu namanya ‘kebangetan’!!!

3. Yang ketiga, Ricardo melihat ada satu meja yang sangat-sangat panjang seperti tidak berujung dan rasanya jutaan orang yang bisa duduk di situ. Di atas meja itu penuh dengan makanan dan buah-buahan. Ada juga mahkota dan mangkok kristal untuk minum dan ada suara yang berkata, “Meja ini telah dipersiapkan untuk pernikahan Anak Domba!”

Ricardo teringat bahwa sebelum dirinya ada seorang perempuan yang dibawa naik ke sorga dan melihat bahwa meja itu sedang dipersiapkan. Lalu dia bertanya kepada Tuhan, “Tuhan, dulu katanya mejanya sedang dipersiapkan…”, tetapi apa kata Tuhan?

Tuhan berkata, “Persiapannya sudah selesai!”. Lalu Ricardo bertanya kepada-Nya, “Tuhan, kalau persiapannya sudah selesai, kapan Tuhan mau datang? Biasanya dikatakan bahwa Tuhan Yesus datang pada jam 12 malam, sekarang tunjukkan kepada kami apakah waktunya kurang 1 menit, 5 menit atau 10 menit dari jam 12 malam itu?” Tetapi Tuhan Yesus menjawab, “Di sorga sudah tidak ada jam lagi!”. Kemudian Tuhan mendekatkan jari telunjuk dan ibu jari serta berkata, “Waktunya tinggal sedikit lagi dan waktu yang tinggal sedikit ini adalah waktu kemurahan BAPA”

Jadi hanya BAPA yang tahu sekiranya masih ada yang mau bertobat, tetapi waktunya itu sudah sangat…sangat….singkat! Dan tidak salah kalau saya terus-menerus berkata bahwa Tuhan Yesus akan segera datang. Mungkin ada yang berkata, “Pak Niko itu ekstrim banget!”, tetapi saya tidak terlalu takut kalau dikatakan ekstrim sekali tentang kedatangan Tuhan.

Hari-hari ini saya diperkenankan Tuhan untuk berbicara dengan disiarkan ke seluruh dunia. Dan pada waktu di Tulsa – Oklahoma baru-baru ini, pada hari terakhirnya itu disiarkan ke “seluruh dunia”. Dan saya tahu mengapa saya diberi kesempatan untuk itu, yaitu karena saya memberitakan tentang hal ini. Jadi, pada waktu saya ke Tulsa – Oklahoma untuk berbicara dalam “Empowered 21”, yang pertama saya berbicara tentang “Healing” di gerejanya Billy Joe, anak rohani dari Oral Roberts yang mana keduanya sudah meninggal dunia. Saya melihat healing terjadi luar biasa di sana dan setelah selesai menyampaikan firman Tuhan, tiba-tiba ada seorang hamba Tuhan pria yang sudah tua datang kepada saya dan berkata, “Bisakah saya menyampaikan firman Tuhan buat saudara?” dan saya langsung mempersilakannya. Lalu ia berkata, “Anak-Ku, Aku berkenan kepadamu, sebab selama ini engkau memberitakan apa yang mau Aku beritakan, yaitu tentang “AKU datang segera!”.. Anak-Ku, tidak banyak….tidak banyak…tidak banyak…(ini dia katakan berulang-ulang) tidak banyak orang yang mengerti akan hal ini. Tetapi engkau taat, engkau melakukan dan engkau berbicara terus”.

Dan keesokkan harinya, yaitu hari penutupan di Oral Roberts University yang disiarkan oleh “The Star TV” ke seluruh dunia, saya memberitakan Wahyu 3 : 11, yaitu “AKU datang segera!”, kata Tuhan, peganglah apa yang ada padamu supaya jangan seorang pun yang mengambil mahkotamu!”

4. Kemudian Ricardo diperlihatkan pada waktu ‘Rapture’. Apa yang dilihatnya? Dia kaget karena melihat pendeta-pendeta dan pimpinan paduan suara yang semuanya tampak kebingungan dan bertanya-tanya, “Mana si anu….mana si anu?” dan mereka sadar bahwa teman-teman mereka telah ‘rapture’ karena sudah tidak ada lagi. Lalu mereka masuk ke gerejanya dan sebagian jemaat yang tidak terangkat juga masuk dan tiba-tiba mereka marah-marah kepada pendetanya dan apa yang terjadi? Dia melihat bahwa pendeta-pendetanya di-pentungi, ada yang rambutnya dijambak, dsb. Pendeta-pendetanya hanya mohon ampun kepada mereka, tetapi mereka seperti kesetanan dan berkata, “Gara-gara kamu tidak pernah ngomong tentang ini makanya kami tertinggal saat ini”.

Pada waktu membaca ini saya berkata, “Tuhan, saya pasti tidak akan dipukuli seperti ini karena saya selalu memberitakan apa yang mau Engkau beritakan”.

Ricardo juga melihat ada banyak orang yang kepingin mati tetapi tidak bisa mati. Mereka coba bunuh diri dengan membenturkan kepalanya, mengambil apa saja untuk bunuh diri, tetapi mereka tidak bisa mati namun hanya menderita kesakitan saja. Memang seperti alkitab katakan bahwa mereka yang mau mati tetapi tidak bisa mati.

Saudara, banyak orang yang menganggap enteng tentang “waktu tertinggal”. Tetapi saya mau beritahu bahwa itu tidak demikian. Saya tahu bahwa ini adalah “warning!” buat kita semua. Ketika saya membaca ini saya hanya berkata, “Tuhan, terima kasih karena apa yang saya katakan selama ini, Tuhan perkuat lagi dengan berita masa kini!”.

Saya percaya ini adalah berita yang terakhir tentang orang yang dibawa Tuhan naik ke sorga dan diberitakan secara luas. Mungkin saja kemarin juga ada yang dibawa Tuhan ke sorga, tetapi yang diberitakan secara luas adalah tentang Ricardo ini dan itu benar seperti apa yang kita lihat hari-hari ini.

Dan Tuhan katakan, “Hamba-hamba Tuhan jangan main-main!”. Kita semua jangan main-main lagi sebab waktunya sudah sangat-sangat singkat. Jadi, kalau saudara mau memberitakan tentang kedatangan Tuhan bukan hanya dengan berkata, “Hai, Tuhan Yesus sudah mau datang kembali….”..titik! bukan demikian, tetapi kita juga harus memberitahukan langkah-langkah atau step-step-nya apa yang harus kita lakukan. Dan kalau hari ini Tuhan berkata, “Kamu jadi saksi-Ku di Yerusalem, Yudea, Samaria dan sampai ke ujung bumi!”, maka kita harus lakukan itu dengan berlari-lari!

Ingat! Nanti pada waktu Tuhan Yesus datang memerintah sebagai Raja di bumi ini, setiap lutut bertelut dan setiap lidah mengaku bahwa Yesus adalah Tuhan. Haleluya!!!

———-GBU———-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>