Paskah : Mengatasi ketakutan

Oleh: Sapta Tandi

Kita memasuki bulan ke-empat dari masa-masa yang sulit ini. Saya melihat keadaan ekonomi dan bisnis yang terus merosot; ribuan bahkan jutaan orang di seluruh dunia kehilangan pekerjaan. Beberapa orang didera masalah penyakit yang cukup berat; atau masalah di dalam rumah tangga.

Pesan Paskah tahun ini adalah bagaimana mengatasi rasa takut yang berkepanjangan.

Tahukah Anda apa kata-kata pertama Malaikat Tuhan di hari kebangkitan Kristus? Tahukah Anda apa kata-kata pertama Yesus saat kebangkitan-Nya? Tahukah Anda apa kata-kata yang didengar para murid dari Yesus saat mereka semua berkumpul? Jawabannya adalah: “JANGAN TAKUT”

Inilah pesan Paskah: Jangan Takut! Pesan ini masih relevan sampai hari ini.

Kita menyebut TAKUT dengan berbagai nama. Kita menyebutnya dengan kuatir, cemas, dan stress.

Satu penelitian di Amerika terhadap 500 orang yang berbeda ditemukan ada 7000 jenis ketakutan, tiap orang rata-rata mengindap 14 jenis ketakutan yang berbeda.

Ini bukanlah masalah sepele. Ini adalah masalah serius yang harus segera ditangani.

Mengapa ketakutan adalah masalah serius? Karena ketakutan itu seperti penyakit menular, ia bisa menyebar dengan cepat dari satu orang kepada orang yang lain.

Dan hal yang paling penting, Tuhan tidak menghendaki Anda menderita rasa takut yang berkepanjangan. Alkitab menulis, “Di dalam Kristus kita beroleh keberanian dan jalan masuk kepada Allah dengan penuh kepercayaan oleh iman kita kepada-Nya.” [Efesus 3:12]

Ada 3 [tiga] keputusan yang Anda harus lakukan untuk mengatasi rasa takut di hari Paskah ini:

Pertama, Anda harus mengakui dan menerima kasih Allah

“Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan…” [1 Yohanes 4:18]. Alkitab berkata lawan dari kasih adalah ketakutan dan lawan ketakutan adalah kasih. Kasih dan ketakutan tidak dapat bekerja bersama-sama. Ketika kasih masuk dari pintu depan, maka ketakutan akan keluar dari pintu belakang.

Kasih Allah adalah penangkal rasa takut. Bangunlah kesadaran lewat doa pujian dan penyembahan Anda bahwa Allah sangat mengasihi Anda. Cobalah ingat kebaikan Tuhan di masa lalu dalam hidup Anda.

Bangunlah keyakinan bahwa Tuhan selalu menyertai Anda, Dia sangat merindukan persekutuan dengan Anda karena Dia sangat mengasihi Anda. Percayalah Dia masih akan tetap bersedia untuk menolong Anda.

Semakin kita merasa dikasihi, semakin kita bisa mempercayai Tuhan bahwa kita dipelihara dan dilindungi oleh Tuhan dari segala yang jahat.

Yeremia 33:1-3 menjelaskan bahwa apakah Anda sedang “terkurung” seperti Nabi Yeremia saat itu? Anda “terkurung” oleh ketakutan akan masalah keuangan, masa depan keluarga dan anak-anak, penyakit atau ancaman dari orang-orang yang berniat jahat…

Perintah Tuhan adalah “Berserulah kepada-Ku maka Aku akan menjawab engkau…” inilah bentuk kasih Tuhan, apabila kita berseru memanggil nama-Nya, Dia berjanji akan menjawab doa kita.

Kedua, percayalah bahwa Kristus telah mati dan bangkit untuk Anda

Ada banyak orang yang percaya bahwa Tuhan itu ada! Tetapi percaya bahwa Kristus telah mati dan bangkit adalah lebih dari sebuah pengetahuan di otak.

Kitab Ibrani 2:14-15 menjelaskan bahwa Anda harus bisa menyelami dan menyadari bahwa kematian dan kebangkitan Kristus itulah dasar kita percaya bahwa Iblis yang berkuasa atas maut telah dimusnahkan oleh Kristus supaya dengan jalan demikian kita bisa dibebaskan dari ketakutan akan kematian.

Setiap orang tidak suka berbicara tentang kematian bahkan mereka pun tidak menyukai kata-kata tentang kematian.

Mengapa? Karena mereka tidak tahu apa yang akan terjadi setelah kematian itu, dan mereka tidak siap berjumpa dengan Tuhan, Pencipta mereka. Tetapi kita akan bisa siap berjumpa dengan Tuhan di sorga kelak hanya apabila kita memiliki hubungan dengan Kristus di dunia. Hal itu hanya dapat terjadi karena Kristus telah mati dan bangkit dari kematian.

Inilah janji dari kedatangan Yesus ke dunia, Ia akan menjadi Juruselamat dunia. Ia menyelamatkan kita dari kematian kekal. Kita yang percaya kepada Kristus yang telah mati dan bangkit akan beroleh jalan masuk ke sorga untuk hidup yang kekal.

Ketika Anda percaya apa yang Yesus katakan tentang masa depan adalah benar, maka Anda pun dapat menghilangkan rasa takut akan kematian.

Inilah bagian dari kabar baik Paskah!

Ketiga, serahkanlah ketakutan-ketakutan dan hidup Anda kepada Kristus

Salah satu alasan mengapa begitu banyak orang menjadi takut dan kuatir adalah karena mereka menaruh kepercayaan pada tempat-tempat yang salah. Mereka menempatkan kepercayaan mereka pada uang, pada harta kekayaan mereka, dan pada kemampuan mereka mencari uang yang banyak.

Hal itu disebut juga sebagai ‘penyembahan berhala.’

Menaruh kepercayaan di luar Tuhan Yesus adalah penyimpangan dari Hukum Pertama, “Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku” [Keluaran 20:3]

Setiap kali seseorang mengizinkan hal ini terjadi, mereka sedang membuat sesuatu yang lain menjadi tuhannya sendiri. Dan apabila sesuatu yang lain di dunia ini menjadi lebih penting daripada Tuhan Yesus, pastilah Anda sedang membuka pintu masuk bagi ketakutan untuk datang dan menguasai hidup Anda.

Jika mencari uang adalah tujuan hidup Anda yang nomor satu, maka Anda sedang membangun sebuah ketakutan untuk kehilangan semuanya itu. Jika sukses adalah sesuatu yang lebih penting dari Tuhan, maka ketakutan akan kegagalan akan muncul di hati Anda.

Jika Anda dapat menemukan apa yang ditakuti seseorang, maka Anda memiliki kesempatan untuk menolong mereka menemukan apa yang menjadi ‘pesaing’ Tuhan dalam hidupnya.

Alkitab berkata, “Janganlah takut terhadap siapa pun dan jangan kuatir, tetapi kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan!” [1 Petrus 3:14-15].

Penangkal rasa takut adalah komitmen yang kuat untuk menjadikan Kristus sebagai Tuhan atas hidup kita. Apabila kita menjadikan Kristus sebagai Tuhan, dan hanya kepada Dia saja kita mencari perkenanan maka kita tidak akan lagi mengalami ketakutan akan kehilangan apa pun.

Inilah kemerdekaan yang sedang dicari oleh banyak orang di hari Paskah ini!

Paskah pertama di Mesir telah mengubah dunia ini. Bangsa Israel yang telah diperbudak oleh Mesir, saat mereka merayakan Paskah dengan memakan daging anak domba Paskah dan memercikkan darah domba di tiang pintu rumah mereka, hasilnya adalah: mereka semua dibebaskan dari ketakutan akan perbudakan, akan kemiskinan, akan sakit penyakit, akan duka cita.
Paskah tahun ini, ada banyak orang yang menjerit untuk memohon kuasa Allah yang lebih besar untuk hidup mereka, sebuah kuasa yang dapat menghapus semua bentuk ketakutan, sebuah kuasa yang hanya mereka bisa dapatkan melalui salib Kristus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>