Hadirat Tuhan dan Kuasa Tuhan

Hadirat Tuhan dan Kuasa Tuhan (Urapan)
Oleh : Pdt Spta J Tandi
Bacaan:
Psalm 20:7, “Sekarang aku tahu, bahwa TUHAN memberi kemenangan kepada orang yang diurapi- Nya dan menjawabnya dari sorga- Nya yang kudus dengan kemenangan yang gilang- gemilang oleh tangan kanan- Nya.”
Urapan memberikan kemenangan, urapan membuat Tuhannmenjawab doa kita dengan kemenangan yang gilang gemilang oleh tangan kanan-Nya (kuasa-Nya).
Kita butuh urapan! Jika kita mau mengerti tentang urapan maka kita perlu membaca, Kisah Para Rasul 1:8
Acts 1:8
“Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi- Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi. “
Ketika Roh Kudus turun atas kita, kita ada dalam hadirat Tuhan.
Hadirat Tuhan tidak sama dengan urapan.
Hadirat Tuhan adalah kemuliaan Tuhan, Pribadi Tuhan.
Urapan adalah kuasa Tuhan.
Urapan dalam bahasa Ibraninya berarti “digosok” dan
dalam bahasa Yunaninya berarti “dilumuri.”
Ketika kita menerima urapan, kita merasa dilumuri oleh kuasa Tuhan, yang artinya Tuhan tidak hanya ada di atas kita tetapi juga berada di dalam kita, seperti minyak yang digosok masuk menyerap ke dalam kulit kita.
Urapan adalah kuasa Allah.
Urapan adalah hasil dari hadirat Allah.
Tanpa hadirat Allah, kita tidak punya kuasa.
Kuasa tanpa hadirat Tuhan dapat menghancurkan hidup seseorang.
Kita harus berada dalam hadirat Tuhan yang penuh dengan kuasa.
Hadirat Tuhan itu turun ke atas orang yang setia dan taat kepada Tuhan
Seseorang bisa kehilangan hadirat atau kemuliaan Tuhan, dan tetap memiliki urapan atau kuasa Allah seperti Simson dan Saul.
MENGENAL HADIRAT TUHAN atau JALAN TUHAN
Musa menjawab Tuhan di Exodus 33:18
Tetapi jawabnya: “Perlihatkanlah kiranya kemuliaan- Mu kepadaku.”
Apa jawaban Tuhan?
Exodus 34:5-7
“5 Turunlah TUHAN dalam awan, lalu berdiri di sana dekat Musa serta menyerukan nama TUHAN.
6 Berjalanlah TUHAN lewat dari depannya dan berseru: “TUHAN, TUHAN, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar, berlimpah kasih- Nya dan setia- Nya,
7 yang meneguhkan kasih setia- Nya kepada beribu- ribu orang, yang mengampuni kesalahan, pelanggaran dan dosa; tetapi tidaklah sekali- kali membebaskan orang yang bersalah dari hukuman, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak- anaknya dan cucunya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat.”
Dari ayat di atas kita bisa belajar sebagai berikut:
1. Tuhan menyatakan Pribadi-Nya
2. Tuhan menyatakan sifat-sifat-Nya
3. Kemuliaan Tuhan sama dengan Hadirat Tuhan yang juga sama dengan Pribadi Tuhan.
Tuhan berfirman dalam Isaiah 55:8-9
“8 Sebab rancangan- Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan- Ku, demikianlah firman TUHAN.
9 Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan- Ku dari jalanmu dan rancangan- Ku dari rancanganmu.”
Untuk mengenal jalan-jalan Tuhan, kita harus mengenal Tuhan secara pribadi.
Musa diizinkan mengenal Tuhan, Sebab Musa ingin mengenal jalan-jalan Tuhan. Jalan Tuhan tidaknakan dinyatakan kepada orang yang tidak mengenal Tuhan.
Exodus 33:13-15
13 Maka sekarang, jika aku kiranya mendapat kasih karunia di hadapan- Mu, beritahukanlah kiranya jalan- Mu kepadaku, sehingga aku mengenal Engkau, supaya aku tetap mendapat kasih karunia di hadapan- Mu. Ingatlah, bahwa bangsa ini umat- Mu. “
14 Lalu Ia berfirman:” Aku sendiri hendak membimbing engkau dan memberikan ketenteraman kepadamu. “
15 Berkatalah Musa kepada- Nya:” Jika Engkau sendiri tidak membimbing kami, janganlah suruh kami berangkat dari sini.
Kita bisa belajar dari ayat di atas:
1. Tuhan berjanji untuk menyatakan hadirat-Nya atau menunjunkkan jalan-jalan-Nya kepada Musa
2. Mengenal Tuhan berarti mengenal jalan-jalan Tuhan, Hadirat-Nya dan kemuliaan-Nya.
3. Ketika kita mengenal hadirat-Nya, maka kita kehilangan “kesadaran akan diri kita sendiri”
MENGALAMI PERJUMPAAN DENGAN HADIRAT TUHAN
Apa yang terjadi setelah Musa berjumpa dengan Tuhan?
Exodus 34:29
“Ketika Musa turun dari gunung Sinai– kedua loh hukum Allah ada di tangan Musa ketika ia turun dari gunung itu– tidaklah ia tahu, bahwa kulit mukanya bercahaya oleh karena ia telah berbicara dengan TUHAN.”
Kita belajar beberapa halndari ayat ini:
1. Hadirat Tuhan (kemuliaan-Nya) menutupi diri kita;
2. Musa kehilangan kesadaran akan dirinya sendiri saat dia berada dalam hadirat Tuhan.
Kita akan menjadi sadar akan diri kita sendiri, ketika hadirat Allah (kemuliaan-Nya) meninggalkan kita. Ketika kemuliaan Allah meninggalkan Adam, ia menyadari bahwa dirinya telanjang. Telanjang adalah hasil dari hilangnya hadirat Allah atau kemuliaan Allah.
Adam dan Hawa dibungkus dengan kemuliaan Allah itulah yang membuat mereka tidak menyadari bahwa mereka telanjang. Mereka dibungkus oleh kemuliaan Allah, mereka dibungkus oleh hadirat Allah.
Ketika dosa masuk ke dalam hati mereka, mereka kehilangan kemuliaan Allah, lalu mereka menutupi diri mereka dengan cawat.
3. Hadirat Allah itu mengubah hati kita dan berada di dalam hati kita. Tetapi Kuasa Allah bisa dirasakan oleh tubuh fisik jasmani kita.
Elisa, nabi Tuhan yang penuh kuasa, ia mati karena sakit sekalipun ia penuh dengan kemuliaan atau hadirat Allah, sebab hadirat Allah itu ada di dalam manusia batin atau rohnya.
Tetapi kuasa Allah ada di dalam tubuh jasmaninya, oleh karena itu sekalipun Elisa sudah mati, tulang Elisa dapat membangkitkan orang mati.
Seseorang dapat saja menderita sakit penyakit dan tetap dalam hadirat Tuhan seperti Rasul Paulus yang mengalami kelemahan tubuh oleh duri di dalam dagingnya, namun ia hidup dengan hadirat Tuhan.
APA YANG DIDAPAT DARI HADIRAT ALLAH?
1. Ada perlindungan dalam hadirat Allah (Psalm 31:21)
Wajah Tuhan adalah hadirat Tuhan, kemuliaan Tuhan, Pribadi Tuhan. Tangan Tuhan adalah urapan-Nya, kuasa Tuhan…
2. Ada terang (hikmat, pengertian, firman, pewahyuan) dalam hadirat Tuhan (Matt 17:1-5)
3. Ada kuasa dalam hadirat Tuhan (Hab 3:4)
Kuasa Allah terselubung dalam hadirat Tuhan
4. Ada urapan untuk menikmati hasil pekerjaan, segala yang baik dan hidup dalam kesembuhan dan damai sejahtera (Deu 32:13)
CARA MENDAPATKAN HADIRAT TUHAN
1. Berdoa (Acts 4:31
2. Menyembah (John 4:23-24)

3. Firman T

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>